March Wind is almost over, but he'll be my wind forever in my life.
Besok gw dan dia pas 2 tahun, pengennya sih bisa bareng-bareng tapi gw nggak yakin.. krn susah buat komunikasi..
Sebenernya sajak ini buat tanggal 31 Maret 2009, tapi gw ga sempet nulis blog kmrn
March 31th 2009.
Setiap hembusan nafas memacu
Secepat itu pula waktu berlalu
Berlari dan bermimpi, begitulah keindahan rasa yang menyatu
Kerinduan memancar dari sorot matanya kala bertemu
Aku pun merindu saat disisinya meski kami terkadang membisu
Kami tetap saling berbicara lewat jari jemari yang bersetubuh,
dan kenyamanan yang menggebu
Dua tahun lalu tiga puluh satu Maret dua ribu tujuh
Kami mulai berbagi kasih dalam kalbu
Aku cinta dia, dia cinta aku
mengharu biru...
Ingin berteriak sekarang "Aku kangen kamu!"
Sebab kita tak sempat ketemu
Sunday, March 29, 2009
My March Wind... will be April Wind, May Wind, June Wind... and forever
Posted by dhanchan at 9:16 PM 0 comments
dhanchan march wind
Sunday, March 15, 2009
Epilogue
Aku ngantuk, capek..
Air mataku pun tlah terurai ..
Habis..
Aku ingin tidur..
Menutup buku unhappy ending tapi juga bukan sad ending
Inilah saatnya.
Aku istirahat dan berharap kebahagiaan
dalam buku yang seharusnya kulanjutkan
Namun aku tunda
Dia menungguku
-Tamat-
Posted by dhanchan at 9:39 PM 0 comments
dhanchan broken vow
Rangkuman kisah nyata
"Hei lihat gadis manis itu!"
"Yang mana? yang itu?"
"Bukan yang itu, yang tampak lebih dewasa!"
"Boleh tuh!"
"Enak saja, langkahi dulu mayatku!"
"Aku suka kamu!"
Oh itu yang dia rasakan, bagaimana kalau ku manfaatkan saja supaya aku mendapatkan gadis manis dan dewasa itu... saudaranya. Ketimbang cewek biasa dan kekanakan ini.
"Aku sayang banget sama kamu..!"
Lho segitu besarkah cintanya?
Ya sudah aku akan belajar menyayanginya juga.
"Tapi aku juga masih sayang dengan si dia"
Ternyata ia hanya setengah hati. Kalau begitu kubalas saja setengah sayang.
"Aku sangat kehilangan kamu. Aku jauh dari kamu."
Lho? Biarkan saja, bukan urusanku. Sudahlah kucampakkan saja dia. Toh sesungguhnya dia juga hanya setengah rasa. Seri bukan!
"Pembohong!"
Ya aku memang bohong. Apa lagi yang dapat kamu harapkan.
Makan sendiri cintamu yang terlalu besar kepadaku. Rasakan sendiri cintamu yang masih jauh dari kata bahagia!
Aku sudah bahagia dengan yang lain!
Sebodo amat dengan kamu!
Posted by dhanchan at 9:14 PM 0 comments
dhanchan broken vow
Friday, March 13, 2009
Bale Sex Scene...? Oh No..!
Gw sih belum nonton American Psycho.. cm uda iseng ntn lewat You Tube..
Dan Ternyata oh ternyata.. ada Sex Scene yang bikin gw... wow... jls horny sendiri... *hahaha*. Habis doi seksi banget. Emang c ga diliatin secara keseluruhan *ya iyalah mang film bokep*, tapi tetep aja mengundang gairah... *lol*
Disni ceritanya threesome alias si Patrick jajan 2 cewe pelacur.. Nih dia cuplikan lengkapnya KLIK DISINI
mantap lah pokoknya

ini gif nya..
disini Bale bener2 dituntut utk jadi org sakit jiwa
Duh jadi mupeng nih *lol*
Posted by dhanchan at 6:59 PM 1 comments
dhanchan Oh My Bale
Sunday, March 1, 2009
sakit lagi, bahagia lagi!



Kebahagiaan kecil di tengah kesakitan hebat.
Itulah yang kudapatkan darinya.
Tanpa mengobral kata gombal.
Hanya memancarkan kepedulian diatas rasa sayang.
Mencoba menerka diriku, yang menurutnya berbeda.
Aku dan dia memang berbeda, begitulah kebenarannya.
Namun, bila aku menelusurinya lagi, aku dan dia sama, dalam rasa yang orang-orang anggap omong kosong ala jaman dahulu kala, dan aku pun menyebutnya "cinta".
Tapi itulah kenyataan universal.
Kesakitan menyeruak memenuhi lingkup batin.
Mengira-ngira arti hadir dirinya yang telah meninggalkan jejak luka nyaris menghentikan nadi.
Aku tak mampu berlari terlalu jauh, untuk menghindarinya.
Aku pun tak sanggup berdiri terlalu lama mengenangnya.
Apa dia mengenal rasa sakit karena omong kosong itu?
Apa dia tahu aku mengerang sakit dikhianati cinta?
Aku tak bisa berhenti meratapi kehilangan dengan tangisan.
Namun, aku harus berhenti karena kehabisan air mata.
LIHATLAH, HIDUP DENGAN CINTA memang dipenuhi KEBAHAGIAAN & KESAKITAN!
Posted by dhanchan at 11:46 PM 0 comments
dhanchan the reality



